Langkah-Langkah Penyambungan Kabel Fiber Optik ke Perangkat Device

Penyambungan Kabel Fiber Optik ke Perangkat Device
Penyambungan Kabel Fiber Optik ke Perangkat Device

Sebelum mempelajari langkah-langkah penyambungan kabel fiber optik, maka Anda wajib tahu peralatan apa saja yang dibutuhkan. Selain itu, ada beberapa teknik penyambungan yang harus Anda ketahui agar kabel fiber optik tidak mengalami putus saat proses pemasangan ke perangkat device.

Sebab, beberapa orang yang mengalami gagal penyambungan kabel ini disebabkan karena ketidaktahuan seseorang bagaimana tekniknya. Oleh sebab itu, Anda wajib pula mengetahui alat-alat apa saja yang digunakan untuk menyambungkan kabel fiber optik ke perangkat device.

Memang, hanya orang yang berpengalaman di bidang teknisi jaringan saja yang cukup lihai dalam proses penyambungan kabel. Namun, Anda yang masih awam terkait teknik jaringan juga bisa mencobanya.

Ada beberapa cara mudah untuk menyambungkan antara kabel fiber optik ke perangkat device seperti PC desktop maupun perangkat Wireless Router. Tanpa mempelajari beberapa cara penyambungan ini, maka bisa saja kabel fiber optik tidak tersambung secara sempurna atau justru putus ketika disambungkan ke perangkat.

Alat-Alat yang Digunakan untuk Penyambung Kabel Fiber Optik

bagaimanakah langkah langkah penyambungan kabel fiber optik

Sebelum melakukan proses penyambungan, maka ketahui terlebih dahulu alat kerja yang digunakan agar tetap aman saat menyambung kabel fiber optik. Memang, Anda harus berhati-hati dalam proses penyambungan.

Sebab, serat-serat lembut kabel fiber optik ini bisa saja putus karena kecerobohan Anda saat proses pemasangan. Untuk mengurangi resiko terputusnya kabel fiber optik yang terbuat dari serat kaca ini, maka gunakan peralatan standar.

Untuk itu, ini dia daftar alat yang digunakan untuk proses penyambungan kabel fiber optik ke perangkat device. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Fusion Splicer

Alat pertama yang wajib Anda sediakan saat proses penyambungan adalah fusion splicer. Alat ini berperan cukup vital. Fusion Splicer ini bertugas untuk menyambungkan antar serat kaca fiber optik.

Memang, serat-serat ini harus tersambung dengan baik. Jika tidak, maka kabel fiber optik tidak dapat menghantarkan data dengan baik. Maka dari itu, gunakan alat ini untuk merangkai serat kabel fiber optik sebelum dipasang ke perangkat device.

  1. Optical Fiber Identifier

Alat ini digunakan untuk mengetahui kemana arah signal dengan baik. Alat ini digunakan saat proses pemasangan untuk mendapatkan signal transmisi terbaik agar tidak mengalami gagal penyambungan kabel fiber optik.

  1. Stripper

Ketika Anda membutuhkan alat khusus untuk memotong kabel fiber optik, maka teknisi harus menggunakan teknik khusus. Anda tidak diperbolehkan menggunakan alat pemotong biasa untuk mengupas kulit kabel fiber optik.

Oleh sebab itu, Anda perlu stripper. Stripper adalah alat pemotong khusus yang disarankan untuk digunakan saat memotong kabel fiber optik. Alat ini cukup tajam untuk memotong serat fiber optik tanpa merusak bagian-bagian tertentu.

  1. Optical Power Meter (OPM)

Apabila Anda bingung bagaimana langkah langkah penyambungan kabel fiber optik ke perangkat WiFi Router, maka gunakan alat optical power meter (OPM). Alat ini berfungsi untuk membantu mengetahui seberapa besar kekuatan hantaran dari kabel fiber optik.

Sebab, kekuatan hantaran kabel fiber optik ini cukup penting dalam menentukan kekuatan transisi pengiriman data. Berikut tutorial bagaimanakah langkah-langkah penyambungan kabel fiber optik.

Lalu Bagaimanakah langkah langkah penyambungan kabel fiber optik? Simak yuk

Penyambungan Kabel Fiber Optik ke Perangkat Device

Setelah mengetahui alat-alat yang digunakan untuk menyambungkan kabel fiber optik dengan perangkat device, maka Anda bisa mencobanya sendiri dirumah. Memang, proses penyambungan ini cukup rumit.

Hanya saja, Anda harus hati-hati saat melakukan pemotongan kabel. Hal ini tidak lepas dari banyaknya serat-serat kabel fiber optik yang saling berkaitan satu sama lain. Sehingga, kesalahan dalam pemotongan kabel fiber optik.

Dan pertama-tama, Anda harus memotong kabel fiber optik terlebih dahulu. Kemudian, keluarkan beberapa serat kaca dari kabel fiber optik. Jika Anda ingin menyambungkannya ke WiFi Router, maka ketahui bagaimana proses penyambungan kabel fiber optik terlebih dahulu.

Setelah Anda berhasil memotong kabel fiber optik menggunakan alat khusus, seperti stripper, maka segera satukan menjadi satu bagian antar serat kaca kabel fiber optik, Kemudian, masukkan secara perlahan untuk mengetahui kekuatan transmisi jaringan.

Anda bisa menggunakan alat khusus yakni Optical Power Meter (OPM). Dengan alat ini, Anda bisa memutuskan apakah jaringan tersebut cukup stabil untuk dipasang pada WiFi Router atau tidak.

Jika Anda menemukan kesulitan dalam menentukan arah jaringan dengan koneksi tertinggi, maka segera gunakan Optical Fiber Identifier. Alat ini bertugas untuk menentukan mana arah yang tepat untuk menemukan jaringan stabil.

Setelah melakukan pengecekan, maka segera lakukan penyambungan kabel fiber optik ke WiFi Router. Saat proses pemasangan, Anda juga harus berhati-hati karena serat kabel fiber optik bisa saja terputus secara tiba-tiba.

Anda bisa meminta tolong seseorang untuk memasang serat fiber optik ke WiFi Router. Setelah proses pemasangan berhasil, Anda bisa mencoba mengaktifkan WiFi Router. Kemudian, tes kecepatan internet.

Jika telah tersambung, maka proses pemasangan kabel fiber optik ke WiFi Router telah berhasil. Dan jika belum tersambung, maka segera cek ulang struktur kabel fiber optik. Pastikan kembali tidak ada bagian yang putus atau rusak karena terpotong atau terkelupas.

Hal-Hal yang Menjadi Penyebab Gangguan Penyambungan Kabel Fiber Optik

Mungkin beberapa orang kerap mengalami kegagalan dalam proses pemasangan kabel fiber optik. Hal tersebut disebabkan karena beberapa faktor, mulai dari ketidaktahuan tentang tata cara penyambungan. FO berperan besar pada kecepatan server yang kita akses

Selain itu, Anda juga tidak memiliki peralatan yang memadai untuk melakukan pemasangan kabel fiber optik. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang menjadi penyebab gangguan gagal pemasangan kabel fiber optik.

Maka dari itu, ketahui beberapa hal yang menjadi penyebab utama mengapa proses penyambungan pada kabel fiber optik ke perangkat device mengalami kegagalan. Faktor pertama, Anda salah memilih tipe kabel fiber optik.

Memang, ada dua tipe kabel fiber optik yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, Anda wajib mengetahui terlebih dahulu apakah tipe kabel fiber optik yang digunakan kompatibel dengan device.

Jika tidak kompatibel, maka proses penyambungan kabel fiber optik tidak dapat berjalan optimal. Untuk itu, Anda bisa konsultasi dengan teknisi berpengalaman guna mengetahui apakah kabel yang digunakan sesuai dengan device.

Penyebab gangguan selanjutnya adalah kesalahan dalam proses pemotongan kabel fiber optik. Anda disarankan hanya memotong pada ujung kabel dan mengeluarkan serat fiber yang terbuat dari kaca ini.

Anda diharuskan menggunakan alat khusus untuk memotong kabel fiber optik. Jika Anda menggunakan gunting biasa, maka bisa saja hal tersebut menyebabkan kerusakan fatal. Sehingga, kabel fiber optik tidak dapat berfungsi secara normal.

Penyebab gangguan yang terakhir adalah tidak adanya jaringan atau mengalami gangguan jaringan. Hal ini juga dapat menyebabkan kabel fiber optik tidak dapat berfungsi secara normal. Jika mengalami hal ini, maka segera cari arah jaringan agar proses pemasangan berjalan lancar.

Kabel fiber optik menjadi salah satu jenis kabel penghubung untuk menyambungkan antar device. Salah satunya adalah untuk menyambungkan jaringan internet ke router Wifi. Untuk itu, kami sarankan untuk pelajari bagaimana cara penyambungan kabel fiber optik antar device secara mandiri.