Ini Dia Cara Kerja Lemari Es Beserta Fungsi Komponennya

Mungkin beberapa orang belum paham betul terkait cara kerja lemari es. Memang, lemari adalah perabotan rumah tangga yang wajib dimiliki. Sebab, lemari es berfungsi sebagai tempat pendingin segala kebutuhan pokok, mulai dari buah-buahan hingga daging atau ikan segar.

Oleh sebab itu, Anda wajib memiliki lemari es agar kebutuhan pokok tetap terjaga kualitasnya. Namun, terkadang lemari es juga kerap mengalami masalah. Salah satunya adalah suhu lemari es menurun dan menyebabkan tidak dingin.

Apabila lemari es tidak dingin, maka akan sangat berakibat fatal. Hal tersebut tentu mempercepat pembusukan sayuran dan buah-buahan. Maka dari itu, kenali fungsi komponen lemari es agar Anda dapat mengidentifikasi kerusakan lemari es secara mandiri.

Ada beberapa fungsi dari masing-masing komponen lemari es yang wajib Anda ketahui. Perlu Anda catat, ada perbedaan antara komponen lemari es 1 pintu dengan lemari es 2 pintu. Maka dari itu, Anda wajib mempelajari kedua sistem komponennya.

Daftar Komponen Penting Lemari Es Beserta Fungsinya

Cara Kerja Lemari Es Beserta Fungsi Komponennya`

Agar fungsi lemari es dapat maksimal, maka pastikan beberapa komponen penggeraknya berfungsi secara normal. Sebab, kerusakan komponen penggerak lemari es ini dapat menurunkan fungsinya.

Ada beberapa komponen penting yang menjadi “mesin penggerak” dari lemari es. Setiap komponen lemari es ini tentu memiliki fungsinya masing-masing. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Kompresor

Ini adalah komponen penggerak yang memiliki fungsi paling vital pada lemari es. Kompresor berguna untuk menghisap gas freon lemari es dan kemudian dikonversikan menjadi udara dingin. Udara dingin inilah yang kemudian dialirkan ke seluruh ruangan lemari es.

  1. Kondensor

Dan alat ini merupakan komponen yang berguna untuk mengalirkan gas freon yang telah dicairkan oleh kompresor. Kondensor berfungsi untuk meredakan suhu freon yang telah dicairkan dan kemudian dialirkan ke komponen lainnya.

  1. Filter

Agar cara kerja lemari es semakin maksimal, maka filter yang terpasang harus dalam keadaan bersih. Sebab, filter ini berguna untuk menyaring kotoran yang terdapat pada freon yang telah dicairkan dan dialirkan dari kondensor. Apabila filter lemari es kotor, maka udara yang dihasilkan tidak terlalu dingin.

  1. Evaporator

Evaporator ini berguna untuk menampung zat dingin yang telah diproduksi oleh beberapa komponen lemari es lain. Dari evaporator, zat dingin ini kemudian disebarkan melalui blower lemari es.

  1. Thermostat

Apabila Anda ingin mengatur suhu lemari es, maka komponen thermostat lah yang bekerja. Komponen ini mengatur besaran suhu sesuai dengan indikator yang Anda tetapkan.

  1. Fan Motor

Fan motor ini bertugas untuk menyebarkan zat dingin yang telah ditampung pada evaporator. Apabila fan motor rusak, maka penyebaran zat dingin pun mengalami gangguan. Akibatnya, suhu lemari es tidak terlalu dingin. Untuk itu, segera perbaiki fan motor agar cara kerja lemari es tidak terganggu.

  1. Freon

Gas freon merupakan “bahan baku” untuk membuat zat dingin yang dialihkan ke beberapa bagian lemari es. Apabila gas ini habis, maka lemari es tidak akan terasa dingin.

Ini Dia Proses dan Cara Kerja Lemari Es

Cara Kerja Lemari Es Beserta Fungsi Komponennya

Bagi Anda yang penasaran terkait proses kerja lemari es, maka pastikan terlebih dahulu bahwa komponen dalam keadaan normal dan tidak bermasalah. Proses kerja lemari es ini menganut teori hukum Termodinamika.

Teori hukum Termodinamika ini menjelaskan bahwa udara panas akan bergerak ke arah udara yang lebih dingin. Pertama, gas freon atau refrigerant akan dihisap oleh komponen kompresor.

Kompresor ini kemudian mengolah gas freon dengan cara memanaskannya hingga mencair. Setelah itu, gas freon yang telah dicairkan ini kemudian dialirkan ke kondensor. Kondensor ini bertugas untuk mendinginkan suhu gas freon yang telah dicairkan.

Setelah gas freon mengalami penurunan suhu, maka kemudian akan dialirkan ke bagian filter lemari es. Dan di komponen filter, sisa-sisa olahan gas freon atau refrigerant akan tersaring hingga tak bersisa. Lalu, gas freon akan disalurkan ke komponen expansion valve.

Fungsi expansion valve ini adalah memanaskan cairan freon yang telah didinginkan dan kemudian diubah menjadi menjadi zat gas. Setelah itu, gas freon kemudian disalurkan ke evaporator.

Evaporator ini berguna untuk menampung gas freon yang dialirkan dari expansion valve. Salah satu masalah cara kerja lemari es ini disebabkan karena evaporator dipenuhi debu dan kotoran.

Akibatnya, gas freon yang tertampung ini kemudian terkontaminasi dengan debu dan kotoran. Alhasil, suhu lemari es tidak terlalu dingin karena evaporator kotor. Kemudian, gas freon yang ditampung pada evaporator ini disebarkan ke seluruh bagian lemari es melalui fan motor. Dan sisa-sisa gas freon yang tersisa dari evaporator akan kembali diolah oleh kompresor.

Daftar Kerusakan Lemari Es yang Sering Terjadi

Ada beberapa jenis kerusakan lemari es yang sering terjadi. Ada 2 faktor yang menyebabkan lemari es rusak, yakni faktor kelalaian pengguna atau human error dan adanya masalah pada bagian komponen tertentu.

Jenis kerusakan yang pertama adalah kulkas mati total. Apabila kulkas mati total maka segera cek bagian kelistrikannya. Bisa saja, sistem kelistrikan lemari es Anda mengalami masalah. Apabila sistem kelistrikan rusak total, maka cara kerja lemari es akan terganggu.

Jenis kerusakan yang kedua adalah lemari es terasa tidak dingin. Hal ini disebabkan karena adanya kerusakan di bagian komponen tertentu. Salah satu komponen yang menyebabkan lemari es tidak dingin adalah adanya kebocoran di bagian kompresor dan kondensor.

Jenis kerusakan yang ketiga adalah mesin lemari es mendadak mati. Hal ini bukan disebabkan oleh sistem kelistrikan. Melainkan adanya kerusakan di bagian kompresor. Kompresor memang salah satu komponen vital yang menjalankan cara kerja lemari es. Apabila kompresor rusak, maka lemari es tidak akan bekerja secara normal.

Tips Merawat Lemari Es Agar Awet dan Tidak Mudah Rusak

Cara Kerja Lemari Es Beserta Fungsi Komponennya

Agar lemari es tetap awet dan tidak mudah rusak, maka ada beberapa tips untuk perawatan perangkat elektronik pendingin ini. Tips pertama, jangan pernah menyimpan benda yang berbau tajam seperti durian di dalam lemari es.

Sebab, bau-bau menyengat ini dapat menyebabkan pembusukan untuk sayuran dan buah-buahan. Tips kedua, jangan pernah menyimpan air atau makanan dengan suhu panas di dalam lemari es.

Hal tersebut dapat menyebabkan ketidakteraturan suhu lemari es. Apabila dilakukan secara terus-menerus, bisa saja evaporator lemari es Anda mengalami kerusakan parah. Tips ketiga, jangan pernah menyimpan benda-benda tajam seperti gunting atau pisau dapur di dalam lemari es.

Hal tersebut juga dapat menyebabkan lemari es mengalami kerusakan fatal. Sebab, benda-benda tajam ini dapat mengganggu sirkulasi suhu dingin di dalam lemari es. Tips keempat, bersihkan kondensor secara teratur.

Hal ini bertujuan agar kondensor tetap bekerja sesuai fungsinya. Apabila Anda jarang membersihkan kondensor, maka bisa saja terjadi kebocoran karena menumpuknya debu dan kotoran di bagian kondensor.

Lemari es menjadi salah satu perangkat elekronik yang wajib dimiliki. Fungsinya cukup vital, karena berguna untuk menyimpan sayuran, buah, hingga daging segar. Naomiatkinsonproducts.com menyarankan agar Anda wajib tahu fungsi dari komponen lemari es. Tujuannya agar mengetahui cara kerja lemari es dan upaya pencegahan dari kerusakan fatal.