Mengenal Fitur Load Balancing, Penerapan pada Server Website

Untuk meningkatkan loading situs website, maka Ada dapat menggunakan salah satu fitur load balancing. Perangkat lunak yang satu ini memang sangat membantu untuk meningkatkan kecepatan situs website ketika dikunjungi oleh visitor.

Memang, salah satu faktor yang membuat visitor tertarik dengan situs milik Anda adalah kecepatan loading dari situs website tersebut. Jika terlalu lamban, maka pengguna pasti enggan untuk berlama-lama membaca konten artikel yang disediakan.

Maka dari itu, kenali fitur dari perangkat load balancing guna meningkatkan speed mengkases situs website milik Anda. Memang, mengatur server dengan load balancing ini tidak mudah. Ada beberapa fitur yang harus diketahui oleh teknisi jaringan terlebih dahulu.

Jika Anda tidak mengerti fungsi dari fiturnya, maka dapat dipastikan teknisi tersebut akan kesulitan dalam mengkonfigurasikan antara server dengan load balancing. Alhasil, speed loading situs website tidak bertambah.

Hal ini membuat rating visitor menurun. Dan keuntungan dari Googla Adsense juga semakin menurun karena traffic website tampak mengecewakan. Maka dari itu, Anda juga disarankan untuk belajar bagaimana cara konfigurasi web server dengan load balancing.

Kelebihan Menggunakan Fitur Load Balancing

Pengertian dan Fitur Load Balancing Pada Server Website

Umumnya, beberapa situs website yang dikelola oleh perusahaan ternama tentu menggunakan Load Balancing. Tujuannya tidak lain untuk memanjakan para pengunjung website atau visitor agar lebih nyaman ketika mengakses situs milik perusahaan tersebut.

Maka dari itu, beberapa perusahaan mulai menggunakan fitur tersebut sebagai guna mendongkrak perolehan Google Adsense. Ada beberapa kelebihan yang diperoleh oleh pengguna load balancing. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Kemudahan untuk Mendongkrak Traffic Website

4 fitur load balancing

Kelebihan pertama adalah berguna meningkatkan traffic visitor. Memang, beberapa situs kerap mengalamai gagal memuat halaman website karena banyaknya visitor yang sedang berkunjung.

Alhasil, hal tersebut membuat perolehan Adsense semakin berkurang. Untuk mengatasi hal tersebut, maka gunakan beberapa fitur dari load balancing. Sebab, fitur ini menambah kapasitas pengunjung dan meningkatkan speed loading akses website.

  1. Memperlancar Proses Distribusi Konten ke Server

jenis hardware load balancing

Kelebihan yang kedua adalah memastikan proses distribusi konten artikel yang telah diposting dapat terkirim dengan lancar ke web server. Umumnya, beberapa kegagalan proses distribusi ini disebabkan karena “redundansi” atau aktivitas yang tidak perlu.

Alhasil, server dari situs yang Anda kelola semakin ringan. Dengan begitu, visitor dapat dengan mudah mengunjungi website Anda karena tidak mengalami gagal akses akibat server penuh.

  1. Mengurangi Downtime Server

Kelebihan yang ketiga adalah mengurangi downtime server. Pernahkah Anda kesulitan saat mengakses situs website. Bisa saja website tersebut mengalami kendala, seperti server down. Akibatnya, situs tersebut tidak dapat diakses selama beberapa jam.

Masalah downtime server ini bisa diatasi jika Anda menggunakan fitur load balancing. Fitur ini memastikan web server tidak mengalami overload kapasitas. Jadi pemasangan fitur ini membuat visitor semakin nyaman mengakses situs yang Anda kelola.

  1. Meningkatkan Efektivitas Administrator

Kelebihan yang terakhir adalah meningkatkan efektivitas dari peran administrator. Salah satu tugas dari administrator adalah memelihara server agar tidak down sewaktu-waktu. Dengan menggunakan load balancing, maka server dapat pemeliharaan server dapat dilakukan secara otomatis.

Daftar Fitur Load Balancing yang Wajib Diketahui

load balancing mikrotik 2 isp 1 lan

Sebagai teknisi jaringan server website, Anda tentu harus mengetahui apa saja fitur yang tersedia pada load balancing. Pemahaman ini bersifat wajib. Karena Anda bisa saja salah saat proses konfigurasi load balancing pada web server.

Akibatnya, proses pemasangan pun dinilai gagal dan Anda akan mengalami kerugian cukup besar. Maka dari itu, ini dia beberapa fitur load balancing yang wajib Anda ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Asymmetric Load

Fitur ini berguna untuk menentukan koneksi primer terbaik pada path routingnya.  Dengan begitu, maka proses loading situs website semakin cepat karena fitur ini mencari best path determination dan routing terpendek agar dapat mencapai server dengan cepat.

  1. Kompresi HTTP

Fitur ini difungsikan untuk mentransfer objek HTTP dalam penggunaan utilitas kompresi Gzip yang Anda akses ke semua website modern.

  1. Memilih Prioritas Server

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan kecepatan tambahan saat mengakses situs website yang masuk dalam kategori prioritas. Ketika server down, load balancing membantu Anda untuk tetap dapat mengaskes situs website prioritas.

  1. HTTP Security

Fitur load balancing selanjutnya adalah HTTP Security. Fitur ini memberikan enkripsi cookies agar pengguna tidak dapat melakukan manipulasi. Selain itu, fitur ini juga berguna untuk menghapus identifikasi header.

  1. Spam Filtering

Pernahkah Anda mendapat surel atau email berisi pemberitahuan atau penawaran secara terus menerus. Tentu saja hal tersebut cukup membuat Anda jengkel. Pesan tersebut dapat dikategorikan sebagai spam.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda bisa melakukan konfigurasi load balancing. Ada salah satu fitur dari load balancing yang membantu untuk mengatasi spam, yakni spam filtering. Fitur ini akan memblokir pesan yang dianggap spam.

  1. Content Filtering

Fitur ini berguna untuk melakukan filter konten yang sesuai dengan usia pengguna. Hal ini bertujuan untuk memberikan security pada pengguna agar bijak ketika mengakses jaringan internet, terutama untuk memproteksi pada anak di bawah umur.

Sistem Kerja dari Fitur Load Balancing

Pengertian dan Fitur Load Balancing Pada Server Website

Sistem kerja dari beberapa fitur server load balancing ini sangat simpel. Ketika client mengakses situs website, maka jaringan internet merepson dan kemudian meneruskan ke administrator.

Administrator akan mengontak load balancing yang kemudian di distribusikan secara merata ke server secara merata. Tool load balancing sangat membantu untuk menempatkan server-server secara optimal.  Ada beberapa role model dari sistem kerja load balancing. Salah satunya adalah sebagai berikut ini :

  1. Round Robin

Rata-rata, para pengguna selalu menggunakan sistem kerja load balancing tipe round robin. Tipe ini memungkinkan server bekerja secara normal. Sebab, tool load balancing akan memberikan beban secara bergiliran atau berotasi.

Sistem ini tidak memberatkan salah satu server. Karena beban dibagi secara merata. Alhasil, tipe ini banyak digunakan oleh pengguna termasuk di Indonesia.

  1. Rasio

Sistem kerja dari fitur load balancing selanjutnya adalah rasio. Sistem ini memungkinkan server untuk bekerja secara optimal. Sebab tool load balancing akan membebankan jaringan pada server-server yang tidak memiliki beban cukup berat. Sehingga pengguna dapata menikmati akses internet secara cepat.

  1. Fastest

Sistem kerja dari load balancing selanjutnya adalah fastest. Role model sistem load balancing ini cukup unik. Pasalnya, tool load balancing akan mengarahkan client untuk mengakses server yang memiliki kecepatan tertentu.

Dengan begitu, maka kecepatan koneksi internet dirasa 2 kali lebih cepat. Hanya saja, sistem ini tidak dapat diterapkan ketika server mengalami gangguan atau downline. Anda harus melakukan maintenance agar server kembali aktif.

Load balancing adalah salah satu tool untuk membagi traffic ke beberapa server. Dengan menggunakan fitur ini, maka pengguna dapat merasakan kecepatan dalam mengakses situs website. Maka dari itu, pelajari fitur load balancing  serta cara konfigurasinya pada web server.