Tutorial Lengkap Cara Konfigurasi FTP Server Debian Terbaru

Setelah menguasai web server, maka teknisi jaringan juga wajib menguasai bagaimana cara konfigurasi FTP Server. FTP atau File Transfer Protocol server ini mengatur mekanisme bertukar file melalui jaringan internet.

FTP server adalah istilah untuk mendownload serta mengupload file pada jaringan server tertentu, seperti contoh mendownload file musik atau mengunggah foto pada aplikasi Twitter, YouTube, Instagram, atau Facebook. Tanpa FTP server, maka Anda tidak dapat melakukan download dan upload file ke media sosial.

Umumnya, mekanisme protokol dari FTP ini sama persis dengan protokol server lainnya. Seperti contoh HTTP pada situs website hingga SMTP pada surat elektronik. Sedangkan FTP ini mengatur urusan download atau upload yang dilakukan oleh user melalui media situs website.

Untuk proses instalasi memang lebih rumit FTP jika dibandingkan dengan konfigurasi dari server lain. Hanya teknisi berpengalaman saja yang dapat mengkonfigurasikan FTP server secara sempurna. Maka dari itu, Anda dapat mempelajari hal tersebut pada teknisi yang berpengalaman di bidang tersebut.

Fungsi FTP Server pada Jaringan Internet

 konfigurasi ftp server debian 10

Setiap jaringan internet tentu memiliki fungsi yang cukup vital. Sama halnya dengan File Transfer Protocol atau FTP ini. FTP server ini bekerja melalui protocol TCP/IP. Sebagai teknisi, tugas Anda tentu memastikan bahwa FTP server tidak bekerja di luar protokol port 21.

Pada server FTP, Anda dapat menggunakan dua acara untuk masuk. Cara pertama adalah Authentication Login yang dilengkapi dengan sistem keamanan password. Cara kedua adalah Anonymous Login atau login yang tidak diketahui siapa yang menjalankannya.

Untuk fungsinya, FTP ini memegang peranan penting. Di era milenial, banyak anak-anak muda yang mengupload konten berupa foto maupun video ke media sosial. Lalu, mereka juga mendownload konten untuk disimpan pada PC desktop atau laptop pribadi.

Jadi, fungsi FTP  ini adalah sebagai “sarana” untuk menukarkan data yang diterima dari user untuk diunggah ke situs website atau diberikan kepada user. Ketika Anda mendownload file, maka Anda menukarkan data file yang telah diminta oleh user. Ketika Anda mengunggah file ke media sosial, maka Anda memberikan data ke web server.

Tak perlu khawatir, konfigurasi FTP server ini berlaku untuk seluruh saluran internet di dunia. Artinya, Anda dapat mengunggah atau mendownload dari web server luar Negeri. Jadi, Anda tidak perlu mengganti FTP server jika ingin mendownload atau mengupload foto maupun video ke situs website dari luar Negeri.

Debian menjadi salah satu pilihan FTP server yang banyak digunakan oleh user. Sebab, FTP jenis ini cukup familiar dan mudah dipelajari. Tercatat ada 2 aplikasi untuk FTP server tipe Debian.

Pertama yakni ProFTPd. Tipe ini dirasa lebih mudah dan cepat saat proses pertukaran data. Sehingga proses download dan unggah menjadi dua kali lipat lebih cepat jika dibandingkan dengan tipe FTP lainnya.

Sedangkan tipe yang kedua adalah Vsftpd. Tipe ini masih dibawah ProFTPd. Namun, beberapa user juga menggunakan tipe Vsftpd. Tipe ini dinilai lamban karena versi ini hanya cocok untuk beberapa perangkat saja.

Jenis-Jenis FTP Server Debian yang Wajib Dipahami

 konfigurasi ftp server debian 9

Sebelum membahas tentang  cara konfigurasi FTP server, maka ketahui terlebih dahulu jenis-jenisnya. Ada beberapa jenis FTP server Debian yang wajib diketahui oleh teknisi jaringan internet. Sebab, masing-masing jenis memiliki pengertian dan fungsinya masing-masing.

Memang, sangat membingungkan jika Anda tidak mengetahui fungsi dari jenis FTP server ini.Terlebih jika Anda adalah teknisi pemula yang belum paham betul terkait konfigurasi FTP server. Maka dari itu, ini dia beberapa jenis FTP server. Diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. FTP Server

FTP server ini memiliki fungsi untuk bertukar data dengan jaringan local maupun universal. Ada beberapa software yang membangun FTP server ini. Salah satunya adalah FTPd, Pro-FTPd, Wu-FTPd, FTPX, Troll-FTPd.

  1. FTP Client

FTP client ini adalah yang memberi perintah pada FTP server. Ada dua jenis FTP Client yang harus Anda ketahui, yakni :

  • FTP Client Under Windows

FTP client ini menggunakan sistem operasi Windows. Dan didukung oleh beberapa software seperti Cute FTP, WS FTP, Coffe Cup, hingga Kazza

  • FTP Client Under Unix

FTP client ini menggunakan sistem operasi Unix. Dan didukung oleh beberapa software seperti Telnet, AxyFTP, Wget, Caitoo, Curl, Cftp hingga Ncftp.

Sebelum melakukan konfigurasi FTP Server, maka ketahui terlebih dahulu FTP Client menggunakan sistem operasi tipe apa. Sebab, perbedaan FTP client tentu berpengaruh pada FTP servernya.

Jika salah, maka Anda tidak dapat mengupload maupun mendownload file ke situs website. Maka dari itu, jangan terlalu gegabah dalam mengambil keputusan. Tetap tenang dan ketahui FTP client yang digunakan oleh user.

Kelebihan dan Kekurangan dalam Menggunakan FTP Server

Perlu Anda ketahui bahwa menggunakan tidak 100% menguntungkan. Tetap ada beberapa kekurangan yang juga wajib Anda tahu ketika menggunakan FTP server. Keuntungan pertama, proses pengunggahan maupun download semakin cepat.

Keuntungan kedua, Anda dapat mengunggah atau mendownload data file secara bersamaan. Selain itu, ada beberapa kekurangan dengan menggunakan FTP server.

Kekurangan pertama, data file yang sedang diunggah atau didownload ini mudah diketahui oleh orang lain. Sebab, data tersebut tidak dienkripsi. Sehingga, seseorang dapat dengan mudah membaca isi data yang diunggah atau didownload.

Kekurangan kedua, tingkat keamanan dari konfigurasi FTP server ini cukup lemah. Bisa saja virus secara tidak terdeteksi menempel pada file yang sedang Anda download. Akibatnya, device Anda pun mengalami kerusakan secara bertahap karena banyak virus yang masuk melalui file download.

Kekurangan ketiga, sistem keamanan dari FTP server cukup lemah dan membuat terkadang perintah client bentrok dengan administrator.

Cara Konfigurasi FTP Server Debian 8

 cara membuat ftp server di virtualbox

Untuk dapat mengkonfigurasikan FTP server via Debian, maka ketahui caranya terlebih dahulu. Langkah pertama silahkan login terlebih dahulu dengan user root. Silahkan buat virtual machine di aplikasi VirtualBox.

Jika proses tersebut usai, silahkan langsung saja konfigurasikan IP Address ke Linux Debian. Sebelum melakukan langkah selanjutnya, pastikan terlebih dahulu jika DHCP server sudah Anda dapatkan pada client.

Untuk lebih jelasnya, silahkan mengecek di cmd dengan perintah ipconfig. Setelah itu, Anda bisa langsung saja menginstall FTP server. Jika proses install selesai, silahkan lakukan konfigurasi FTP server. Mengisikan kotak perintah FTP dan isikan konfigurasi yang terletak di bagian bawah. Kemudian tekan Ctrl+X+Y kemudian tekan enter.

Jika proses tersebut telah selesai dilewati, maka Anda dapat menambahkan user secara mandiri. Setelah itu, lakukan restart konfigurasi. Lalu, lakukan testing atau percobaan pada client melalui aplikasi browser.

FTP Server adalah salah satu komponen lunak terpenting dalam jaringan internet. Sistem ini bertugas untuk memudahkan user mengunggah atau mendownload file. Untuk itu, kami anjurkan Anda untuk mengetahui konfigurasi FTP server  dalam jaringan internet.