Pengertian Serta Cara Konfigurasi Web Server, Mudah dan Simpel

Sebagai pengelola suatu situs tertentu, maka Anda wajib mengetahui bagaimana cara konfigurasi web server. Web server menjadi salah satu perangkat yang bertugas untuk mengendalikan sistem kerja suatu situs website tertentu.

Tanpa menggunakan web server, bukan tidak mungkin jika situs yang sedang Anda kelola akan bermasalah. Beberapa orang memang belum paham betul tentang ap aitu web server. Mereka kerap salah mengartikal bahwa web server adalah aplikasi search engine seperti Google Chrome.

Padahal, aplikasi search engine ini dapat bekerja untuk menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh user karena adanya web server. Maka tak heran jika web server adalah perangkat yang memiliki peran vital dalam pengelolaan situs website.

Tak perlu khawatir, ada beberapa cara untuk mengkonfigurasikan situs website yang Anda kelola dengan web server. Alhasil, situs website milik Anda bisa saja berkesempatan untuk ditampilkan pada halaman pertama mesin pencarian aplikasi search engine.

Pengertian Singkat Mengenai Web Server

Pengertian Serta Cara Konfigurasi Web Server

Cara cepat konfigurasi web server adalah menginstall software bundling web server, saya sendiri suka XAMPP dan Laragon, pilih salah satu saja. Tinggal install, next, ok. Lalu klik run web server, maka setting langsung running. Mengeceknya tinggal buka ketikkan http://localhost, hasilnya web Anda akan langsung live.

Seiring dengan kondisi pandemi virus corona yang mewabah di seluruh dunia, banyak orang mulai mencari tahu informasi terupdate secara digital. Mereka memanfaatkan jaringan internet untuk mengakses portal berita online.

Beberapa orang tentu belum paham betul bagaimana jaringan internet menyajikan informasi mulai dari proses pencarian informasi hingga penyajiannya. Salah satu perangkat lunak yang memiliki peran vital dalam jaringan internet adalah web server.

Perangkat lunak atau software yang digunakan ketika mencari informasi melalui jaringan internet dengan memanfaatkan aplikasi search engine, seperti Mozila Firefox, Opera, hingga Google Chrome.

Peran web server ini adalah memberikan layanan data yang tengah Anda butuhkan ketika mengakses situs website tertentu. Dengan menggunakan kode perintah HTTP atau HTTPS, kemudian web server akan memberkan data berupa situs website yang dibutuhkan user.

Apabila web server mengalami maintenance, maka Anda tidak dapat mengakses aplikasi search engine untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka Anda wajib tahu bagaimana cara konfigurasi web server agar tidak bermasalah.

Ini dia Fungsi Utama dari Program Web Server

Pengertian Serta Cara Konfigurasi Web Server

Program web server ini memiliki berbagai fungsi utama dalam penggunaan jaringan internet. Memang, memproses permintaan data yang diminta oleh user menjadi salah satu fungsi dari program web server. Data disimpan pada harddisk, umumnya yang kuat yang spesifikasinya SSD atau NVme.

Namun, web server ini memiliki berbagai fungsi lainnya dalam jaringan internet. Terutama bagi user sedang melakukan browsing data melalui aplikasi search engine. Untuk itu, ini dia daftar fugnsi utama dari program web server. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Membersihkan Cache

Fungsi utama dari program web server adalah membersihkan total cache setelah melakukan browsing. Cache adalah data yang disimpan oleh perangkat lunak tertentu ketika user sedang browsing.

Apabila cache tidak dibutuhkan, maka program web server akan menghapusnya. Untuk itu, Anda perlu melakukan konfigurasi web server dahulu agar dapat menghapus cache secara maksimal.

  1. Melakukan Pemeriksaan Website yang Diminta oleh User

Fungsi utama lainnya dari program web server adalah menyaring serta memeriksa apakah data yang diminta oleh klien tidak membawa virus berbahaya. Rata-rata, virus yang menempel pada device ini disebabkan oleh Anda sendiri.

Klien mencoba mengakses situs-situs yang mengandung virus seperti trojan atau worm. Untuk itu, peran web server juga meminimalisir adanya virus yang terbawa ketika Anda mengakses situs website tertentu.

  1. Menjalankan Perintah dari User

Fungsi utama selanjutnya dari program web server adalah menjalankan perintah dari user. Web server menyediakan seluruh data dan informasi yang dibutuhkan oleh klien selagi hal tersebut legal menurut hukum.

Untuk itu, sangat penting untuk melakukan konfigurasi web server agar Anda dapat terhubung dengan jaringan internet. Sebagai teknisi, Anda wajib paham apa saja jenis-jenis web server.

Jenis-Jenis Program Web Server Sesuai dengan Klasifikasinya

Ada beberapa jenis program web server yang digunakan oleh berbagai perangkat di dunia. Masing-masing jenis program web server memiliki peran dan fungsi tersendiri. Maka dari itu, ini dia beberapa jenis program web server yang digunakan di seluruh dunia. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Web Server Apache

Web server yang satu ini memang banyak digunakan oleh pengguna. Sebab, web server apache ini kompatibel dengan semua situs websie di dunia. Web server ini didukung oleh sistem operasi UNIX.

Tercatat, ada 3 macam dari web server apache ini. Yang pertama adalah Personal Homepage (PHP). Yang kedua Server Side Include (SSI). Dan yang ketiga adalah Access Control.

  1. Web Server Lighttpd

Jika Anda ingin menggunakan web server tipe open source, maka tipe Lighttpd adalah jawabannya. Web server yang dikembangkan oleh programmer asal Jerman ini memang menggunakan sistem open source.

Sehingga, Anda dapat mengembangkan ulang fungsi dan fitur yang tersedia. Web server lighttpd ini memiliki berbagai fitur, seperti URL writing, FastCGI, dan output compression. Jadi, Anda dapat dengan mudah melakukan konfigurasi web server.

  1. Web Server Nginx

Selain web server tipe apache, beberapa pengguna di dunia juga menggunakan web server jenis Ngix. Kedua jenis web server tersebut bertugas untuk menampilkan data website yang dibutuhkan oleh user.

Bahkan web server tipe Ngix ini dirasa lebih responsive jika dibandingkan dengan tipe apache. Hanya saja, tipe Ngix ini tidak kompatibel dengan semua perangkat. Oleh sebab itu, gunakan perangkat terbaru jika ingin memilih web server tipe Ngix.

  1. Web Server ISS

Tipe ini juga tidak kalah dengan web server apache maupun Ngix. Beberapa teknisi memang dituntut untuk menguasai web server ISS. Sebab, Anda belajar konfigurasi web server tingkat pemula ini dimulai dari merangkai DNS dan TCP/IP dari web server ISS.

Tutorial Lengkap Cara Konfigurasi Web Server

Pengertian Serta Cara Konfigurasi Web Server

Melakukan konfigurasi pada program web server ini memang cukup sulit. Anda tidak boleh sembarangan dalam melakukan proses konfigurasi ke program web server. Jika salah melangkah, maka user tidak mendapatkan akses ke situs website yang akan dikunjungi.

Sebagai pemula, Anda memang harus banyak mempelajari tentang mengkonfigurasikan program web server. Langkha pertama, silahkan konfigurasikan terlebih dahulu antara DNS server dengan sistem program perangkat.

Apabila DNS server telah terkonfigurasi, maka segera masuk ke menu “client”. Kemudian, masukkan settingan IP Address antara DNS yang telah terkonfigurasikan pada sistem program. Masuk ke menu CMD. Lalu, ping CMD client dan reply hasil ping tersebut.

Setelah itu, install aplikasi untuk membuat web server. Setelah itu, konfigurasi web server ke sistem. Masukkan password root 2 kali. Masukkan nama apache. Lalu, input kembali password root.

Setelah itu, silahkan buat coding dan kemudian sambungkan dengan web server. Jika muncul kotak perintah pada aplikasi Google Chrome, maka Anda dinyatakan berhasil mengkonfigurasikan web server dengan perangkat.

Web server menjadi salah satu piranti lunak yang memiliki peran vital. Sebab, web server ini menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan oleh user. Untuk itu, kami sarankan Anda untuk  pelajari tentang cara konfigurasi web server.